Tergila-gila Dengan Vapor

Sejak menikah, saya mempunyai keinginan untuk menghentikan kebiasaan buruk, yaitu merokok. Niat memang sudah lama, dan bahkan sudah melakukan berbagai macam cara untuk menghentikan tabiat tersebut.

Mulai dengan mengunyah permen karet, minum jamu herbal hingga menanamkan sugesti ke dalam otak, semuanya mental begitu saja. Niat saya dapat dikalahkan dengan mudah oleh keinginan. Bahkan dalam rekam jejak, paling lama berhenti hanya dua minggu. Setelah itu, ngebal-ngebul lagi tanpa kontrol.

Secara lingkungan, kebiasaan ini sangat mengganggu orang lain (perokok pasif). Walau tidak ada yang keberatan, tapi tetap saja dihinggapi rasa bersalah karena kebiasaan yang tidak sehat ini. Secara asap yang terbawa angin, bisa dihirup oleh mereka.

Beberapa bulan terakhir, saya mencari referensi tentang rokok elektrik, biasa dikenal dengan vapor. Konon kabarnya, benda ini menggunakan elemen pemanas untuk memanaskan air menjadi uap. Dari uap (biasanya mengandung rasa buah-buahan) tersebut, dihirup si pengguna seperti melakukan aktivitas merokok. Kegiatan menghirup inilah yang biasa disebut dengan vaping.

Rokok elektrik pertama kali diciptakan dan dipatenkan oleh Herbert A. Gilbert pada tahun 1963. Sayangnya, pada masa itu, bumi merupakan surga bagi para perokok. Secara otomatis, ciptaan Herbert kandas sebelum diproduksi secara masal.

Pada tahun 2006, Honk Link melalui riset dan mimpinya, menyampaikan ke publik bahwa rokok elektrik aman dikonsumsi daripada rokok konvensional. Menurutnya, yang dihirup adalah uap air bukan asap yang dihasilkan dari sisa pembakaran rokok.

Secara pribadi, rokok elektrik tidak 100% aman. Semuanya ada resikonya, walau sampai saat ini belum diketahui efek sampingnya.

Selain mempunyai niat ingin berhenti merokok, saya mencoba-coba untuk membeli salah satu produk rokok elektrik. Satu set tipe kamri X6 warna hitam, beserta dengan air ramuan rasa anggur berharga Rp 350 ribu. Memang agak mahal, namun jika demi niat tak ada salahnya untuk mencoba.

Kamri X6
Tergila-gila Vapor

Saya juga tidak mau menyimpulkannya dengan cepat, sejak mencoba alat ini, kebiasaan merokok sudah berhenti selama 2 hari. Bahkan saat untuk mencoba menghisap rokok tembakau, asapnya terasa seperti rokok yang sudah basi. Malah saya tergila-gila dengan vapor yang uapnya wangi bau anggur.

Kerennya lagi, penjual barang ini malah menitipkan beberapa barang dagangannya ke saya. Mulai dari vapor yang ada di foto hingga cairannya. Contohnya ada dibawah ini :

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s